Ini 9 Rekomendasi ‘Aisyiyah Pangkep Terkait Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan

Aktualita.co – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep melalui Koordinator Program MAMPU membeberkan 9 Rekomendasi yang saat ini sedang diperjuangkan melalui permintaan hearing dengan DPRD Pangkep dan Sejumlah SKPD. Rekomendasi tersebut terkait dengan peran ‘Aisyiyah dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan dan keterlibatan perempuan dalam perencanaan pembangunan yang selama ini kurang di perhatikan dengan baik.

“Rekomendasi yang susun melalui proses dialog, diskusi dan koordinasi dengan berbagai pihak sejak bulan November tahun 2015 yang lalu mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat Kabupaten dan melibatkan masyarakat, puskesmas, bidan, tokoh agama/tokoh masyarakat bahkan beberapa pimpinan SKPD saat itu,” ungkap Nanhy Rahman selaku Koordinator Program MAMPU.

“9 Rekomendasi yang menjadi issu kami ini memang sangat mendesak untuk kami sampaikan ke DPRD dan sejumlah SKPD, mengingat hal ini pun sudah menjadi sorotan salah seorang anggota DPR RI Syamsul Bahri yang jum’at kemarin telah mengunjungi RSUD Pangkep yang menyatakan ketidaklayakan pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Menurut Nhany Rahman, saat ini salah seorang Pimpinan DPRD Rizaldi Parumpa sudah berjanji dan menjamin akan segera memfasilitasi hearing dengan DPRD Pangkep untuk mengkomunikasikan rekomendasi yang telah disusun oleh ‘Aisyiyah Pangkep.

Adapun 9 Rekomendasi lengkap yang diajukan oleh ‘Aisyiyah Pangkep yakni :

1. Mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Meningkatkan Layanan Kesehatan khususnya Kesehatan Reproduksi di masing-masing Unit Layanan Kesehatan terkait 5 issu (Asi Ekslusif, KB, IVA/Papsmear, JKN dan Kanker Payudara) dengan menyiapkan fasilitas pemeriksaan yang mudah di akses oleh kaum perempuan melalui penerbitan Surat Edaran ke seluruh pusat unit layanan kesehatan.

2. Mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan DPRD Pangkep untuk meningkatkan anggaran Peningkatanan Layanan Kesehatan Reproduksi sebagai bagian dari upaya Implementasi UU Kespro No. 61 Tahun 2014.

3. Mendorong DPRD Pangkep, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan untuk mengaktifkan Gerakan Infaq Sayang Ibu di masing-masing pusat layanan (Kantor DPRD Pangkep, Kantor Kecamatan dan Unit Layanan).

4. Mendesak DPRD Pangkep, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan RSUD terkait penambahan Dr. Obgyn di RSUD guna meningkatkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi. Hal ini mengingat pelayanan Obgyn di RSUD kurang maksimal dan banyak di keluhkan oleh masyarakat khususnya kaum perempuan.

5. Mendorong BPJS Pangkep dalam memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh anggota BPJS dan memudahkan pelayanan pendaftaran BPJS serta mendorong peningkatan pelayanan IVA/Papsmear sebagai layanan reguler.

6. Mendorong PEMDA dan Dinas Kesehatan Pangkajene dan Kepulauan memfasilitasi tenakes seperti bidan potensial untuk mendapatkan beasiswa kependidikan setiap tahunnya sesuai dengan kebutuhan peruntukannya khususnya untuk bidan yang akan bertugas di wilayah pegunungan dan kepulauan termasuk bekerjasama dengan Amal Usaha ‘Aisyiyah di bidang Pendidikan.

7. Mendesak DPRD Pangkep dan PEMDA untuk mensosialisasikan serta mengawal partisipasi perempuan dalam Pembangunan sebagai wujud implementasi UU Desa No.6 Tahun 2014.

8. Mendesak DPRD dan PEMDA Pangkajene dan Kepulauan untuk meningkatkan anggaran pemberdayaan perempuan serta membangun sinergitas dengan organisasi perempuan Islam di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dalam menjalankan program-program pemberdayaan perempuan yang tepat sasaran di tengah-tengah masyarakat.

9. Mendorong seluruh stakeholders bekerja sama dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep dalam merencanakan dan melaksanakan program-program terkait pemberdayaan perempuan di komunitas sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Like it? Share it!

Leave A Response