Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerjasama Perdagangan

Posted on

Kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Pakistan memasuki babak baru dengan mengimplementasikan Preferential Trade Agreement (PTA)  dengan mengadakan kegiatan “Business Matching” di Auditorium Kemendag , Senin (25/8). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Nus Nuzulia Ishak dan Duta Besar Pakistan untuk RI Attiya Mahmood.

“Pakistan merupakan partner penting dalam mengembangkan ekonomi Indonesia. Perdagangan Indonesia-Pakistan menunjukkan kecenderungan positif,” tegas Dirjen Nus di sela kegiatan”Business Matching”, Senin (25/8).

Business Matching ini mempertemukan sebanyak 29 anggota Delegasi Pebisnis Chamber of Commerce and Industry (LCCI) dari Pakistan
dengan pelaku usaha dari Indonesia dengan fokus produk kulit, buah dan sayuran, solar sel, kimia, spare part otomotif, obat – obatan,  kertas, komputer, laptop, dan masih banyak lagi.

Nilai perdagangan Indonesia-Pakistan terus mengalami peningkatan. Pada periode Januari – Mei 2014, total perdagangan kedua negara  mencapai USD 829,7 juta atau mengalami kenaikan 28,32% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Melalui kerjasama perdagangan, transaksi ini diharapkan terus meningkat.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari Attiya Mahmood. “Dengan adanya perjanjian ini maka Pakistan akan memiliki kesempatan
meningkatkan ekspor ke Indonesia, termasuk ekspor tekstil. Begitu juga sebaliknya Indonesia,” ungkap Attiya.

Ekspor Nonmigas

Direktur Pengembangan Produk Ekspor Sulistyawati menambahkan, nilai ekspor Indonesia ke Pakistan pada tahun 2013 mencapai USD  1,41 miliar dan hampir seluruhnya merupakan ekspor produk nonmigas, yaitu sebesar 99,97%.

“Pertumbuhan ekspor selama lima tahun terakhir yaitu 24,69%. Sedangkan nilai ekspor periode  Januari – Mei 2014 mencapai USD 762,77  juta yang seluruhnya merupakan produk nonmigas,” tegasnya.

Neraca perdagangan  Indonesia – Pakistan pada tahu n 2013 surplus sebesar USD 1,24 miliar; dan pada periode Januari – Mei 2014 surplus USD 685,79 juta.

Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Pakistan periode Januari – Mei 2014 sebesar USD 762,77juta. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar  38,9% dibanding periode yang sama tahun 2013. Produk ekspor nonmigas utama Indonesia ke Pakistan pada triwula n I 2014 ini adalah minyak sawit (HS 1511) sebesar USD 471,32 juta dengan pangsa ekspor 61,79% dari total ekspor nonmigas Indonesia ke Pakistan; batubara  (HS 2701) sebesar USD 34,34 juta (4,5%); biji – bijian lainnya , seperti almond (HS 0802)  sebesar USD 40,01 juta (5,25%); benang (HS  5509) USD 27,62 juta (3,62%); dan serat staple tiruan (HS 5504) USD 22,99 juta (3,01%). (*/release)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *