HIPMI Minta Pemerintah Prioritaskan UMKM dan Industri Lokal dalam Proyek Pengadaan Ribuan Kapal

Monday, Feb 1, 2016 | 727 views

Aktualita.co – Sehubungan dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang akan membangun sebanyak 3540 kapal ikan untuk nelayan, Ketua BPP HIPMI, Anggawira menegaskan, proyek kapal umkm dan produk-produk lokal harus diprioritaskan. Pasalnya, Anggawira menilai bahwa dalam proyek sebelumnya banya kapal tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan di berbagai daerah hal ini harus menjadi pelajaran jangan disalahgunakan oleh oknum untuk keuntungan pribadi.

kapal ikan untuk nelayan

 

“Proyek pengadaan kapal ini harus dikawal, dan diawasi dengan benar. Karena beberapa oknum sudah mulai mengincar keuntungan pribadi dari pengadaan proyek ini. Maka dari itu kami meminta kepada pemerintah untuk lebih mengutamakan produk- produk lokal, dan umkm yang dapat dibina untuk menjadi industri,” tutur Anggawira yaang juga sebagai Presiden Direktur Opus Maritim Nusantara di Jakarta (1/2).

Lebih lanjut Anggawira mengatakan, rencana pemerintah yang akan mengucurkan dana hingga Rp 2 trilliun ini, seharusnya bisa dimanfaatkan oleh pengusaha umkm dalam penggarapannya ketimbang diambil alih oleh oknum- oknum yang tidak ahli dibidangnya namun ingin meraup keuntungan besar.

“Proyek pembangunan ribuan kapal ikan ini banyak diminati berbagai perusahaan, apalagi rencana pemerintah yang akan mengucurkan dana hingga Rp 2 triliun, membuat mereka sangat antusias menggarap proyek. Namun, disini kami ingin menekankan bahwa kesempatan ini harus lebih banyak dimanfaatkan oleh pengusaha- pengusaha umkm jangan sampai banyak calo yang muncul, Karena ini momentum untuk dapat meningkatkan produktivitas lokal, serta membuktikan bahwa produksi lokal tidak kalah kualitas dengan kualitas impor,” terangnya

Proyek pengadaan ribuan kapal ini masuk ke dalam agenda proyek KKP tahun 2016. Anggawira berharap proyek ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana di sampaing kapal untuk nelayan tangkap kapal pengawasan juga harus diperkuat sehingga terjadi integrasi yang optimal, selain itu, dia juga optimis bahwa proyek ini akan semakin membuat Indonesia diakui sebagai negara maritim yang kuat, dan berdaulat.

Like it? Share it!

Leave A Response