Kasus Kebakaran Di Kota Makassar

Hingga Kini, 183 Kasus Kebakaran Di Kota Makassar

Posted on

MAKASSAR, Aktualita.co – Berdasarka data dari dinas Pemdam Kebakaran Kota Makassar, sedkitnya telah terjadi 183 kasus kebakaran yang terjadi Dimakassar selama kurung waktu 10 bulan untuk tahun 2014, disebutkan bahwa, angka kasus kebakaran untuk bulan Oktober sendiri telah tercatat sebanyak 36 kali yang dipicu oleh hubungan arus pendek listrik serta ledakan alat rumah tangga (Kompor), 16 Oktober.

Kasus Kebakaran Di Kota Makassar

Menurut Drs Bachtiar Tawil, kepala bidang operasi dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, meski titik lokasi kebakaran di Makassar hampir merata, namun di dua daerah yang mendominasi yakni Panakukang dan Tamalanrea.

“Rata-rata pemicunya yakni hubungan arus pendek, hal yang patut diperhatikan oleh masyarakat yakni, hindari pemakaian listrik yang tidak efisien,” katanya.

Dengan jumlah total keseluruh kasus kebakaran yang hingga saat ini terjadi, kata Bachtiar, diperkirakan telah menelan kerugian 30 hingga 40 Milyar rupiah, dengan jumlah keseluruhan armada sebanyak 28 Unit, dinilai belum memadai jika dibandingkan dengan jumlah keselurahan penduduk Makassar.

“Mulai bulan juli kemarin jumlah kebakaran mengalami peningkatan hingga 20% persen, kami punya 28 unit mobil dan juga 270 personildan ini belum ideal untuk kota Makassar,” paparnya.

Bachtiar, menambahkan, untuk Makassar sendiri dari membutuhkan sebanyak 160 unit mobil pemadam berserta 960 personil jika mengikuti aturan jumlah penduduk yang ada. Meski demikian, pihak pemkot telah mencanangkan ditahun 2015 pengadaan 14 Unit lagi untuk diserahkan ke pihak dinas Pemadam kebakaran.

“2015 akan ada pemanbahan 14 Unit, meski idealnya membutuhkan 160 unit dengan masing-masing 6 personil ditiap unitnya,” jelasnya.

Selain itu, Sujarwo, Kepala Sub Bidang pelayanan jasa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengatakan musim kemarau yang dimulai sejak bulan Mei yang lalu dinilai menjadi salah satu pemicu dari kasus kebakaran yang saat ini mengalami peningkatan. untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan lingkungan sekitar yang saat ini rentan terjadi kebakaran.

“Jadi antisipasi kekurangan air bersih, karena untuk hujan sendiri akan muali turun diakhir Oktober, dan untuk kategori hujan ringan diperkirakan terjadi muali awal bulan November,” paparnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *