Gejala Sakit Mata Akibat Terpapar Sinar Gerhana Matahari

Wednesday, Mar 9, 2016 | 1527 views

Aktualita.co – Euforia gerhana matahari total yang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada 9 Maret 2016 ini membuat banyak masyarakat yang tidak memperhatikan bahaya paparan sinar matahari bagi mata telanjang yang melihat gerhana matahari dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Foto: Avivah Yamani/Gerhana-Indonesia.id

Foto: Avivah Yamani/Gerhana-Indonesia.id

Salah satu gejala sakit mata yang timbul akibat melihat sinar gerhana matahari langsung adalah munculnya bintik hitam yang menghalangi pandangan kita. Bintik hitam ini menandakan area penglihatan kita terbakar.

Dokter subspesialis retina mata di Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center Kedoya, Jakarta, Referano Agustiawan, mengungkapkan bahwa kerusakan akibat melihat matahari saat gerhana disebut solar eclipse retinopathy.

Gejala sakit mata ini tidak akan menimbulkan rasa nyeri atau sakit karena retina tak punya saraf. Akibatnya, penderita tak sadar retinanya rusak. Karena itu, jika mendapati gejala titik hitam pada pandangan mata sebaiknya segera memeriksakan ke dokter mata.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka bintik hitam tersebut akan  meluas dengan risiko mengalami luka bakar dan scar retina akan terjadi.

“Memang ada yang balik lagi atau kembali ke kondisi normal tanpa diobati. Tapi cuma per sekian persen. Lebih banyak bintik hitam itu menetap malah tak jarang membuat mata terluka.” jelas Dokter Mata dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (RSCM FKUI), Dr Gitalisa Andayani.

Lebih lanjut menurut Dr. Gitalisa sebenarnya paparan sinar matahari langsung pada mata tidak akan berbeda dengan gerhana matahari ataupun tidak. Keduanya berbahaya, bisa merusak mata. Karena itu, tak disarankan melihat langsung matahari, apalagi dalam waktu lama. Unsur yang merusak mata dalam sinar matahari adalah  sinar ultraviolet tipe B (UVB).

Like it? Share it!

Leave A Response