Gayatri Wailissa Remaja yang Menjadi Duta ASEAN itu Meninggal Dunia

Posted on

gayatri

Aktualita.co – Kabar duka kembali menyelimuti pendidikan Indonesia, Gayatri Wailissa (17) yang merupakan salah satu anak bangsa terbaik meninggal dunia pada Kamis (23/10/2014) sekira pukul 19.15 WIB di R.S Abdi Waluyo Jakarta Pusat.

Gayatri Wailissa meninggal dunia pasca menderita pendarahan di otak. Sebelumnya ia mengeluhkan pusing setelah joging bersama teman-temannya dan dirawat selama empat hari di ruang ICU.

Rencananya jenazah Gayatri akan diterbangkan ke Ambon dengan menggunakan pesawat Garuda untuk dimakamkan di Ambon, Jumat (24/10/2014).

Gayatri adalah puteri berbakat dari ayah Deddy Darwis Wailissa, seorang perajin kaligrafi dan ibunya Nurul Idawaty. Ia lahir dari keluarga sederhana tapi prestasinya tidak bisa dianggap sederhana. Kemampuannya menguasai bahasa asing bukanlah diperoleh dengan kursus melainkan secara otodidak. Dari kebiasaannya mendengar lagu dan menonton film berbahasa asing ia kemudian menerjemahkannya dengan bantuan kamus.

”Saya tidak punya biaya, keluarga saya sederhana, saya hanya suka nonton film kartun dan dengar lagu bahasa asing, rasa penasaran saya akan bahasa membuat saya mencari tahu arti dan bagaimana mengucapkannya, dari buku saya pelajari tata bahasanya, dari film dan lagu saya pelajari pengucapannya, dan dari kamus saya hafalin kosakatanya. Begitulah cara saya mempelajari bahasa asing,” ungkap Gayatri di Kantor AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Ambon, Senin (17/6/2013) seperti dikutip Kompas.com.

Banyak prestasi yang pernah ditorehkan remaja ini. Gayatri pernah mewakili Indonesia dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN di Thailand. Dalam forum tersebut Gayatri juga diberikan kepercayaan sebagai penerjemah dalam forum itu, berkat penguasaannya dalam bidang bahasa itulah, Gayatri dijuluki sebagai Doktor cilik dari Indonesia.

Pada bulan Maret 2014, Gayatri juga dianugerahi gelar Young Hero Award 2014 dari Kick Andy di Metrotv.

Beberapa bahasa asing yang dikuasai Gayatri antara lain bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia, Thailand dan Filipina dan bahasa Tagalok. Tak hanya kemampuan bahasa asing, tetapi ia juga lihai dibidang sastra seperti baca puisi, teater, dan drama. Dia juga lihai dalam bermain biola dan menulis. Dari kemampuannya itu ia bercita-cita menjadi diplomat termuda Indonesia.

Selamat jalan Gayatri… langkah yang kau tempuh akan menjadi inspirasi anak-anak Indonesia…

Inilah beberapa daftar prestasi Gayatri

Prestasi Gayatri:
– Juara 1 Kompetisi Cerita rakyat 2006
– Juara Bertutur Kanak-kanak 2007
– Juara 2 Lomba CERPEN Nasional 2008
– Juara 1 dalam lomba cipta puisi 2009
– Juara 3 Lomba Baca Puisi Provinsi 2009
– Juara 1 debat konsep pembangunan daerah 2010
– Juara 2 karya tarian kreasi baru 2010
– Juara Peragaan Busana Fashion Putri Daerah 2011
– Nominasi 3 besar Icon Busana Nasional 2011
– Juara 1 lomba Pidato dalam hari Anak Nasional 2011
– Juara 2 lomba karyai ilmiah Sains Terapan 2012
– Juara Medali Perunggu Olimpiade SAINS Astronomi 2012
– Juara karya tulis Sastra Nasional 2012
– Juara 1 Lomba Pidato Remaja Hari Kebangkitan Nasional 2012
– Juara esay Nasional “Hari Perdamaian Dunia” 2012 Kegiatan

Organisasi/Kegiatan:
– Pimpinan Redaksi Majalah Anak (Suara Anak Maluku)
– Pengurus Forum Anak Maluku
– Ketua Forum Perdamaian (KAPATA DAMAI)
– Penerjemah Bahasa
– Pramuwisata
– Penulis Sastra (Puisi, Prosa, Novel)
– Instruktur Klub Teater
– Penyiar Radio Swasta-Siaran Anak
– Reporter/Presenter/Host – Icon Clip Flim Documenter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *