Furuji Indama, Pemimpin Senior Kelompok Abu Sayyaf Diduga Tewas

Wednesday, Apr 13, 2016 | 3722 views

Aktualita.co – Militer Filipina melakukan operasi besar-besar untuk mengejar dua pemimpin utama Kelompok Abu Sayyaf di hutan Tipo-Tipo Basilan yang dimulai sejak minggu lalu. Operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus Ranger dan Light Reaction Company (LRC) tersebut menargetkan Isnilon Hapilon dan Furuji Indama (biasa juga ditulis Puruji Indama).

abu sayyaf puruji indama

“Ini merupakan operasi besar untuk menghabisi sisa-sisa kelompok Abu Sayyaf,” ungkap Mayor Filemon Tan Jr. juru bicara militer di Basilan seperti dilansir The Philipines Star pada Rabu, (13/4)

Berita terbaru yang dirilis militer Filipina sempat dikabarkan jika pemimpin senior Kelompok Abu Sayyaf, Furuji Idama mengalami luka parah dan dalam keadaan kritis. Tak lama setelah kabar tersebut, diungkapkan bahwa Indama akhirnya meninggal dunia.

Juru bicara militer Filipina, Brigader Jenderal Restituto Padilla, kemudian mengungkapkan bahwa Indama kemungkinan besar masih hidup tetapi dalam kondisi kritis bersama sejumlah pengawalnya.

Dalam keterangannya, Padilla menambahkan bahwa 11 orang anggota Kelompok Abu Sayyaf tewas dalam serangan terakhir yang dilakukan oleh artileri militer yang menyasar posisi area Kelompok Abu Sayyaf.

“Tidak ada pergerakan signifikan di darat kemarin, tetapi pasukan darat tetap di wilayah tersebut guna memberi dukungan dari pasukan artileri,” ungkapnya.

Militer Filipina juga mengungkapkan bahwa dari serangan mereka sejak Desember 2015, beberapa tokoh Kelompok Abu Sayyaf yang tewas diantaranya warga Malaysia Mohd Najib Hussein yang juga dikenal sebagai Abu Anas, warga Maroko, Mohammad Khattab dan Ubaida Hapilon, yang merupakan putra dari pemimpin Abu Sayyaf Isnilon Hapilon.

Sepak Terjang Furuji Indama

Furuji Indama selama ini dikenal sebagai wakil dari Isnilon Hapilon karena itu dirinya menjadi salah satu target yang paling diincar oleh militer Filipina. Bahkan Furuji Indama dihargai 3,3 juta peso.

Sebagai pemimpin, Indama diduga bertanggung jawab atas serangkaian kejadian penculikan dan pembunuhan yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf termasuk pemenggalan anggota marinir Filipina.

Like it? Share it!

Leave A Response