Fakta Pentingnya memiliki BPJS Ketenagakerjaan

Monday, Feb 29, 2016 | 1994 views

Aktualita.co – Masyarakat di Indonesia, kebanyakan belum terlalu menganggap penting keberadaan sebuah Asuransi untuk kehidupanya. Padahal Asuransi sangat diperlukan dalam kehidupan kita sebagai jaminan kelak jika kita tertimpa sesuatu yang tidak diinginkan. Hal-hal seperti ini bisa terjadi kapan saja, oleh karena itu Asuransi diadakan untuk membantu kita dalam menemukan solusi bila suatu saat kita tertimpa musibah atau hal lain di luar perkiraan kita.

Begitu banyak jenis Asuransi yang bisa kita dapatkan dari pihak asuransi terkait. Jika anda seorang pengusaha yang aktif atau seorang karyawan, anda juga diwajibkan memiliki Asuransi yang tentunya akan bermanfaat untuk kehidupan anda ke depanya. Salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan yang wajib dimiliki oleh para pekerja maupun pengusaha.

Fakta Pentingnya memiliki BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah program public berupa asuransi yang akan melindungi para pekerja maupun pengusaha untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu (Wikipedia). BPJS ini adalah lembaga Negara yang bergerak di bidang asuransi social yang dulu kita kenal dengan Istilah Jamsostek atau Jaminan social tenaga kerja. Dengan adanya peraturan UU No.24 Tahun 2011, Jamsostek ini berubah nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak 1 Januari 2014.

Jika anda sebagai pekerja terutama, anda akan menerima layanan dari BPJS ketenagakerjaan berupa perlindungan terhadap peristiwa kecelakaan, sakit, persalinan, kehamilan, cacat fisik, hari tua hingga meninggal dunia. Untuk mekanisme cicilan asuransinya sendiri, dirasa cukup terjangkau oleh kalangan pekerja maupun pengusaha. Tentunya anda menginginkan perlindungan diri anda dari segala hal yang bisa terjadi pada anda kapan saja, dengan adanya asuransi yang tidak memberatkan anda.

Salah satu program dari BPJS ketenagakerjaan adalah Jaminan Hari Tua (JHT). Dengan mengikuti JHT, harapanya di hari tua nanti, para pekerja akan lebih terjamin. Saat menjelang pensiun dan juga menjelang hari tua, para pekerja tentu sudah kurang produktif untuk kembali melakukan aktifitas pekerjaan yang cukup berat dan menyita waktu. Sementara itu, mereka tetap harus melanjutkan kehidupanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan mengikuti JHT, tentu saja ada harapan untuk mereka saat menjelang hari tua nanti.

Dikutip dari duitmuduitmu[dot]org ada beberapa fakta yang harus anda ketahui mengenai BPJS Ketenagakerjaan, ini juga sangat penting diketahui untuk anda yang baru akan membuat BPJS Ketenagakerjaan, berikut fakta-faktanya:

1. Angka Kematian yang Cukup Tinggi
Jumlah kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 103.000 per tahun, dengan angka kematian mencapai 2.400 orang. Itu berarti per harinya ada 8 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Diperkirakan, beberapa dari korban tersebut, belum memilki BPJS ketenagakerjaan, sehingga keluarga yang menjadi tanggunganya dikhawatirkan akan kesulitan untuk meneruskan kehidupanya. Sebelum hal ini terjadi, anda sebagai pekerja maupun pengusaha, sebaiknya mulai memikirkan untuk membuat asuransi sebagai perlindungan anda dan juga keluarga anda.

2. Meningkatnya Jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan
Menurut data BPJS, pada tahun 2007, pekerja aktif yang mendaftar dan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan terutama untuk program JHT berjumlah sekitar 7,7 juta pekerja. Kemudian pada tahun 2010, jumlahnya kembali meningkat menjadi 9,3 juta pekerja. Sepertinya para pekerja ini mulai merasa bahwa asuransi perlindungan ini sangat penting untuk kehidupan mendatang. Tidak menutup kemungkinan bahwa tiap tahunya, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan JHT ini akan terus meningkat.

3. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Mungkin anda mengetahui dari beberapa Asuransi yang ada di Indonesia, memilki banyak program yang terkadang terpisah-pisah dan memilki aturan pembiayaan tersendiri. Begitu juga dengan BPJS Ketenagakerjaan, tidak hanya program JHT yang bisa anda ikuti, namun beberapa program asuransi lainya juga bisa anda dapatkan di BPJS ketenagakerjaan. Program lainya seperti perlindungan Kecelakaan kerja, kehamilan, persalinan, cacat fisik dan juga meninggal dunia. Anda bisa memilih beberapa dari asuransi tersebut. Usahakan selalu mengikuti prosedur yang berlaku.

4. Bisa Diikuti tidak Hanya Oleh Pekerja
Ternyata bukan hanya pekerja yang bisa mengikuti program ini. Anda yang berprofesi sebagai wiraswasta yang memulai usaha mulai dari bisnis online lainnya, petani, pedagang dan pengusaha besar, bisa mengikuti program-program asuransi yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Adapun Iuranya dilakukan oleh sendiri dan disesuaikan dengan Upah minimum provinsi atau upah minimum kabupaten.

5. Dana JHT
Peserta yang sudah mengikuti program JHT di BPJS Ketenagakerjaan, akan mendapat dana JHT yang merupakan dana selama Iuran yang dibayarkan peserta, ditambah dengan hasil pengembanganya. Dana tersebut bisa didapat jika peserta berusia 55 tahun, meninggal dunia, mengalami cacat total tetap, atau terkena PHK sebelum usia 55 tahun, dan telah menjadi peserta JHT minimal 5 Tahun.

6. Dana yang Besar
Dana yang berhasil dihimpun oleh BPJS ketenagakerjaan dari para peserta sangat besar. Pada tahun 2015 lalu, dana yang terhimpun mencapai 200 Triliun. Dana tersebut akan dikelola untuk berbagai keperluan peserta dalam program tertentu. Salah satunya dalam program pemberian dana JHT.

Demikian fakta tentang pentingnya mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Jika anda merasa program yang ada di BPJS ketenakerjaan ini memang anda perlukan, sebagai tindakan pencegahan sebelum sesuatu yang tidak diinginkan menimpa anda, tidak ada salahnya untuk mulai mengikuti program ini. Semoga bermanfaat.

Like it? Share it!

Leave A Response