Etnis Tionghoa Penghuni Rusun Kapuk Muara Menolak Digusur Sepihak

Wednesday, Apr 27, 2016 | 4341 views

Aktualita.co – Ratusan warga etnis keturunan Tionghoa penghuni Rumah Susun Kapuk Muara, Jakarta Utara, mengadu ke LSM Adovaksi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) terkait penggusuran sepihak yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melalui pengelola Rusun. Mereka mengeluhkan tindakan  sewenang-wenang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang menganggap bahwa mereka dipaksa keluar sebelum perjanjian sewa menyewa rusun berakhir.

arun

Sekretaris Jenderal DPP ARUN  Bob Hasan mengatakan tindakan Pemerintah Provinsi  Jakarta yang dilakukan pengelola rusun sangat melukai hati masyarakat yang telah menginjak-injak nilai-nilai kemanusiaan  sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 28

“Setiap orang berhak untuk hidup dan berhak untuk mempertahankan kehidupannya dan setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif,” kata Bob Hasan dihadapan ratusan warga keturunan Tionghoa, selasa. (26/4) dalam keterangan persnya kepada Aktualita.

Menurut Bob Hasan, hak-hak warga yang menempati rusun Kapuk Muara layak untuk dilindungi karena mereka telah menempati rusun tersebut, sebagaimana yang tertuang dalam surat perjanjian sewa menyewa

“Dalam perjanjian disebutkan bahwa kontrak mereka belum habis tetapi kenapa mereka harus digusur sekarang, ada apa dengan pemprov DKI?” tegas Bob Hasan.

Bob Hasan meminta kepada Ahok untuk mentaati Perjanjian Sewa Menyewa Rusun.  “Bila Ahok tetap melakukan pengusuran, kita akan segera melaporkan tindakan kesewenang-wenangan Ahok ke Komnas HAM dan bila perlu kita akan membuat laporan ke pihak kepolisian,” tegas Bob Hasan

Seperti diketahui Rusun Kapuk Muara dibangun pada 2004, merupakan hunian yang dulunya diperuntukan sebagai tempat tinggal bagi warga gusuran kolong tol Pejagalan.

Like it? Share it!

Leave A Response