situasi pemberhentian bus kota di Batas Kota Bandung - Cimahi, yang biasanya rame, macet, dan semrawut pada saat demo sopir angkot tampak tenang dan lancar bebas macet.

Demo Ratusan Sopir Angkot di Bandung, di Sejumlah titik Malah Jadi Bebas Macet

Posted on

Aktualita.co – Ada yang menarik dari aksi demo ratusan sopir angkutan umum kota (angkot) di Bandung Raya. Sejumlah titik yang biasanya macet dan semrawut dijadikan lokasi ngetem (berhenti tunggu penumpang, red) pada saat mereka demo malah situasinya tampak tenang dan adem bebas macet.

situasi pemberhentian bus kota di Batas Kota Bandung – Cimahi, yang biasanya rame, macet, dan semrawut pada saat demo sopir angkot tampak tenang dan lancar bebas macet.

Dari pantauan di sejumlah titik macet di Kota Bandung seperti di batas kota Bandung – Cimahi jalan Soedirman – jalan Rajawali saat demo tampak tenang adem dan arus lalu lintas lancar tanpa hambatan karena tidak ada angkot ngetem.

“Wah … jalanan lancar tampak adem dan tenang biasanya di lokasi ini malah semrawut dan macet karena lokasinya strategis cari penumpang, karena berada di tiga titik strategis,” ucap Entek (60) seorang calo angkot warga sekitar, Kamis (9/3) siang.

Tiga titik strategis dimaksud adalah jalur pertigaan jalan Soedirman, Jalan Raya Cibeureum, dan  Jalan Rajawali Barat, di lokasi ini ada pemberhentian bis kota trayek Cibeureum – Cicaheum Bandung yang jadi rebutan sejumlah sopir angkot berbagai trayek.

Adapun para sopir angkot itu demo, mereka menuntut operasional ojek dan taksi serta kendaraan sewaan online dihentikan karena langsung atau tidak langsung sudah mempengaruhi penghasilan para sopir angkot selama ini. Mereka berdemontrasi di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Bandung, pada siang ini Kamis (9/3).

Sementara untuk mengantisipasi terlantarnya ribuan penumpang, Pemkot Bandung sudah mempersiapkan ratusan kendaraan operasional, termasuk kendaraan TNI/Polri berbagai jenis yang siaga di sejumlah titik strategis para penumpang.

Kepala Bagian Pemerintahan Umum Anton Sugiana menerangkan, pihaknya dengan para Camat dan Lurah telah siap melaksanakan instruksi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk mengangkut penumpang.

“Ada 30 mobil dinas camat, 30 mobil Hilux, 151 mobil Carry kelurahan, 30 mobil Carry MP, dan ada juga motor di kecamatan dan kelurahan,” tutur Anton.

Mulai pukul 06.00, kendaraan-kendaraan dinas itu akan bersiap di titik-titik strategis, seperti persimpangan dan dekat terminal. Kendaraan tersebut juga akan bersiaga di jalur-jalur yang dilewati angkutan kota.

Selain Pemkot Bandung, instansi vertikal seperti jajaran TNI dan Polri juga telah bersiaga guna menjaga kondusivitas warga. Polri dan TNI telah menyiapkan 10 unit kendaraan dari Brimob Polda Jabar, 10 unit kendaraan dari TNI, dan 10 unit kendaraan dari Sabhara Polda Jabar. Hal tersebut untuk menjaga agar jangan sampai aktivitas warga terganggu di hari itu. (Buddy Wirawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *