Cara Membuat Dan Hal Penting Lainnya Tentang Kartu Identitas Anak

Aktualita.co – Kartu Identitas anak (KIA) atau yang biasa juga disebut sebagai KTP Anak mulai diberlakukan pada 2016. Payung hukumnya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2/2016 Tentang Kartu Identitas Anak.

Kartu Identitas Anak yang diatur dalam Permendagri No. 2 tahun 2016

Kartu Identitas Anak yang diatur dalam Permendagri No. 2 tahun 2016

Dalam Permendagri No. 2/2016 disebutkan bahwa KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. (Bab I pasal 1 ayat 7).

Tujuan diterbitkannya Kartu Identitas Anak menurut pasal 2 adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

Pada dasarnya terdapat dua jenis KIA yaitu untuk bayi lahir hingga usia 5 tahun sehingga hanya berlaku hingga anak usia 5 tahun. Serta KIA untuk anak 5 tahun hingga 17 tahun kurang sehari.

Sebenarnya dalam Permendagri No. 2/2016 pasal 13 disebutkan bahwa Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Tetapi tentu saja hal tersebut tergantung dari sikap proaktif dari dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten/kota.

Persyaratan Mendapatkan KIA

1) Dinas menerbitkan KIA baru bagi anak kurang dari 5 tahun bersamaan dengan penerbitan kutipan akta kelahiran.

2) Jika anak kurang dari 5 tahun dan telah memiliki Akta Kelahiran maka penerbitan KIA dilakukan setelah memenuhi persyaratan: berupa
a. fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya;
b. KK asli orang tua/Wali;dan
c. KTP-el asli kedua orang tuanya/wali

3) Dinas menerbitkan KIA untuk anak usia 5 tahun sampai dengan usia 17 tahun kurang satu hari, dengan persyaratan:
a. fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya;
b. KK asli orang tua/Wali;
c. KTP-el asli kedua orang tuanya/wali; dan
d. pas foto Anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak 2 (dua)
lembar.

4) Persyaratan penerbitan KIA baru bagi anak WNI yang baru datang dari Luar Negeri mengikuti ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) disertai dengan surat keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh Dinas.

Like it? Share it!

Leave A Response