foto : ugm.ac.id

Biografi Dwikorita; Rektor Wanita Pertama UGM

Posted on
foto : ugm.ac.id
foto : ugm.ac.id

Aktualita.co –  Pasca terpilihnya, rektor UGM Pratikno sebagai Menteri Sekertaris Negara, maka jabatan rektor di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sempat lowong. Untuk itu Majelis Wali Amanah mengadakan sidang pleno pada Sabtu, (22/11) dan berdasarkan musyawarah menetapkan Prof Ir Dwikorita Karnawati, MSc, PhD, menjadi rektor Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebelumnya, Dwikorita Karnawati menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Alumni UGM. Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UGM Sofian Effendi di Kampus UGM, Yogyakarta menjelaskan sebelumnya ada lima kandidat rektor UGM pengganti Pratikno. Dua di antaranya tersisih, karena tidak memenuhi syarat batas usia yang ditentukan yaitu tidak melebihi 60 tahun.

Sementara itu, dua calon rektor lainnya yakni Didik Achjari, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Sistem Informasi, serta Iwan Dwiprahasto, Wakil Rektor Bidang Akademik menyatakan lebih memilih berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai wakil rektor.

Rencananya, Dwikorita akan dilantik menjadi rektor pada Senin, (24/11) dan mengemban amanah untuk periode 2014-2017. Dwikorita akan menjadi rektor UGM ke 15 dan menjadi rektor perempuan pertama yang pernah memimpin UGM.

Nama Dwikorita Karnawati sebenarnya tidak begitu asing bagi publik. Ia pernah menjadi moderator dalam debat capres-cawapres Pilpres 2014. Namanya sebenarnya lebih dikenal sebagai pakar sekaligus pengamat masalah kerentanan tanah akibat gempa bumi. Ia bahkan membuat semacam zona atau peta daerah Bantul yang rawan gempa bumi dan tingkat intensitas kerentanannya pascagempa 27 Mei 2006.

Dwikorita juga merupakan alumni dari UGM, ia meraih gelar S1 dari UGM, S2 dan S3 dari Leeds University, United of Kingdom. Gelar guru besarnya diraih sebagai Guru Besar Fakultas Teknik UGM pada tahun 2009 dan menyampaikan pidato pengukuhan pada 2010 dengan judul pidato “Peran Geologi Teknik dan Lingkungan dalam Pengurangan Risiko Bencana Gerakan Tanah”.

Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya seperti dilansir laman UGM antara lain The Young Academic Award -World Bank (1997 – 1998); Hitachi Scholarship Foundation for Post Doctoral Research (Oct. to Nov 1998) ; Graduate Research Team Grant -World Bank (1991-2001) ;Leverhulme Professorship Award. Institute for Advanced Studies, University of Bristol, England, UK.(2002-2003); Best paper and best presentation in Joint Convention on Indonesian Association of Geologist – Ind. Assoc. of Geophysicists – Ind. Assoc. of Petroleum Engineers. November 2005; Best Paper and Presentation in the International Association of Engineering Geology conference, Nottingham, UK.,Sept 2006; Delphe (Development of Partnership in Higher Education) – British Councilwith respect to the Research entitled : Seismicity and Landslide Hazard Mapping for Community Empowerment in Yogyakarta, Indonesia (2007-2010); International Program on Landslide-UNESCO Recognition with respect to the Research entitled Landslide and multi geohazard mapping for community empowerment in Indonesia (2008-2010).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *