Berbekal Lagu Tradisional, The Archipelago Singers Juara Paduan Suara di Spanyol

Posted on

the archipelago

Aktualita.co – Berbekal lagu-lagu tradisional semisal Soleram, Ampar-ampar pisang dan Tak Tong Tong, paduan suara asal Indonesia, The Archipelago Singers berhasil menjuarai Paduan Suara Campuran (Mixed Choir) pada ajang 32nd Cantonigros International Music Festival, di kota Vic, Spanyol pada bulan Juni lalu. Kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh 16 negara yang bersaing di ranah seni budaya dan pariwisata.

Melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (7/9), pimpinan The Archipelago Singers, Darmawan, mengatakan, banyak hal positif yang bisa didapatkan oleh negara kita dengan menjuarai kompetisi internasional semacam ini.

“Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta dari negara lain yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai kebudayaan Indonesia selama keikusertaan The Archipelago Singers pada dua kompetisi di Spanyol tersebut,” ujar Darmawan.

Untuk itu, sambung Darmawan, The Archipelago Singers akan terus berpartisipasi pada kompetisi-kompetisi internasional dan misi-misi kebudayaan berikutnya, meski hingga saat ini mereka masih berdikari untuk kegiatan dan misi tersebut.

Bukan tanpa jerih-payah, dalam mempersiapkan keikutsertaannya pada kompetisi di Spanyol tersebut, The Archipelago Singers juga berkolaborasi dengan dua komposer paduan suara ternama dunia.

Dengan menggandeng komposer kenamaan asal Spanyol, Josu Elberdin, kolaborasi ini mampu melahirkan aransemen ciamik untuk lagu rakyat Riau, Soleram. Sentuhan dingin komposer dunia asal Indonesia, Ivan Yohan, pun mampu menjaga keharmonisan dari dua unsur itu.

Walhasil, terciptalah pula karya berjudul “Negros Fantasmas” yang liriknya diambil dari puisi karya penyair ternama Spanyol, Gustavo Adolfo Becquer.

The Archipelago Singers telah sukses menampilkan world premiere dari kedua karya tersebut di Jakarta pada Juni 2014 lalu. Tak sedikit prestasi yang sudah tertoreh, The Archipelago Singers pun pernah sukses meraih penghargaan “Generalitat de Catalunya Award”, yang menjadikan mereka sebagai paduan suara Indonesia pertama yang berhasil meraih Juara Pertama sepanjang 32 tahun sejarah penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Selain itu, pada 60th International Choir Competition for Habaneras and Polyphony 2014, Torrevieja, Spanyol, salah satu kompetisi paduan suara internasional tertua di dunia, paduan suara ini pun berhasil meraih Juara I Kategori Polifoni dan penghargaan khusus Fransisco Vallejos untuk kategori “Interpretasi Lagu Habaneras Terbaik”.

Prestasi di Spanyol tersebut meneruskan tradisi juara The Archipelago Singers sebelumnya. Pada tahun 2012 lalu yang telah menyematkan nama harum mereka setelah berhasil meraih Juara I untuk Kategori Lagu Rakyat (sekaligus meraih Public Prize), dan Juara II untuk Kategori Musik Klasik (sekaligus meraih Golden Diploma for excellent international achievement) pada 9th International Choir Competition, di Miltenberg, Jerman.

Berbekal kesuksesan itu, The Archipelago Singers akan kembali mengadakan konser di Jakarta dan pada bulan Juli 2015, The Archipelago Singers, berencana untuk melakukan tur kompetisi internasionalnya yang ketiga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *