Benarkah Nama Pokemon Berhubungan Dengan Yahudi?

Monday, Jul 18, 2016 | 3895 views

Aktualita.co – Kini dunia tengah keranjingan dengan permainan Pokemon Go yang menggunakan karakter-karakter dari film Pokemon dan video game pokemon. Dan, rupanya fenomena game Pokemon Go membuat banyak informasi yang beredar jika Pokemon berhubungan dengan Yahudi.

kontroversi pokemon go

Salah satunya melalui broadcast yang banyak beredar dan menyebutkan jika Pokemon berasal dari bahasa Syriac yang bermakna “Aku Yahudi”. Juga penamaan Pikachu yang disebutkan berarti “Jadilah Yahudi”. Dan Charmender  berarti “tuhan itu lemah”.

Lalu benarkah analisa-analisa tersebut?

Pokemon sendiri pada awalnya dimiliki oleh media franchise Pokemon Company yang merupakan konsorsium antara Nintento, Game Freak dan Creatures. Perusahaan ini awalnya dibuat oleh Satoshi Tajiri pada tahun 1995.

Seperti yang ditulis Wikipedia, Nama Pokemon sebenarnya mengacu pada bahasa jepang yang berarti Pocket Monsters atau Poketto Monsuta. Tajiri sendiri telah membuat konsep Pokemon sebagai hobby untuk mengumpulkan serangga.

Bagaimana dengan nama Pikachu? Istilah-istilah yang digunakan pada nama monster di Pokemon dijelaskan dengan cukup panjang di website Pokemondb. Pikachu sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu Pika yang berarti tikus kecil dan Chu yang merupakan istilah jepang untuk “mecicit”.

Adapun nama Charmander yang berasal dari kata ‘Char’yang berarti ‘to burn’ dan salamander yaitu hewan mirip kadal seperti amphibi. Sebenarnya, nama Charmander istilah aslinya adalah hitokage’, yang berasal dari kata ‘hito’ (orang) dan ‘tokage’ (kadal).

Kontroversi Pokemon

Sejak kelahirannya, jauh sebelum Pokemon Go atau game mobile Pokemon dirilis memang Pokemon telah menuai banyak kontroversi. Terutama terkait simbol simbol yang digunakan.

Salah satunya justru yang memprotes adalah kelompok sipil Anti Defamation League yang menyebutkan adanya simbol kebalikan dari swastika yang dianggap menyinggung umat Yahudi. Akibatnya trading card Pokemon yang ada logo tersebut kemudian ditarik dari pasar.

Adapun pada 2001, Saudi Arabia melarang permainan dan kartu Pokemon karena adanya simbol bintang daud yang disebut mempromosikan Zionisme. Disamping, karena kartu trading sangat dekat dengan perjudian yang melanggar syariat Islam.

Pada saat itu, juru bicara Nintendo di Tokyo menyatakan bahwa Pokemon tidak membuat Pokemon dengan tujuan-tujuan religi. Pokemon pada dasarnay menggunakan karakter dengan simbol-simbol geometry sesuai dengan karakternya.

Rupanya, dengan hadirnya Pokemon Go yang merupakan versi game mobile Pokemon, tidak luput dengan kontroversi-kontorversi.

Like it? Share it!

Leave A Response