Banyuwangi Angkat Budaya Lokal Ke Tingkat Global Melalui Banyuwangi Batik Festival

Posted on
banyuwangi festival
Foto: bwifestival.com

Aktualita.co – Banyuwangi terus berbenah untuk memperkenalkan Kabupaten Banyuwangi ke tingkat nasional dan internasional melalui serangkaian kegiatan hingga yang berskala internasional yang dikemas dalam rangkaian acara Banyuwangi Festival. Banyuwangi Festival juga untuk memperingati hari ulang tahun Banyuwangi ke 243 pada 2014 ini. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah Banyuwangi Batik Festival (BBF) yang merupakan gelaran kedua setelah pada tahun sebelumnya juga melaksanakan kegiatan yang sama.

Banyuwangi Batik Festival puncaknya dilaksanakan pada 20 September 2014 dimulai pukul 19.00 di Gasibu Banyuwangi.  Dalam kegiatan ini perancang busana dan pengusaha batik akan melakukan kolaborasi.Mereka akan menampilkan corak batik serta desain fashion yang mempesona, yang dikemas dalam peragaan busana.

Sebagai pemanasan BBF, pada 19 September juga akan digelar Batik On Pedestrian di Taman Blambangan. Acara ini memberi kesempatan bagi 250 pelajar SMK, SMA, profesional perbankan dan pegawai negeri sipil untuk tampil memamerkan batik fashion dengan tema casual, kerja dan pesta. Putri Indonesia Elvira Devinamira akan menjadi juri pada acara ini. Acara Banyuwangi Batik Festival sendiri terdiri dari berbagai acara diantaranya lomba desain motif batik untuk menambah kekayaan motif batik Banyuwangi yang saat ini telah ada. Juga  lomba desain busana batik yang diikuti oleh 28 desainer Banyuwangi. Lomba mencanting pada 20 September, lomba modeling dan pameran promosi wisata. Pameran sendiri akan berlangsung mulai 18–20 September mendatang.

“Ada banyak daerah yang begitu bersemangat membawa tema budaya luar ke tingkat lokal, kami justru membawa tema budaya lokal ke level global. Salah satunya lewat Batik Festival ini,” ujar Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi dalam rilisnya pada Sabtu, (6/9/2014).

Bagi Azwar Anas, Batik bukan lagi dianggap bagian dari gaya lawas, tapi sudah menjadi gaya hidup masa kini. Bahkan, bisa dibilang, batik telah menjadi tren.

“Tren ini harus dijawab dengan keseriusan semua elemen untuk mendorong pengembangan batik, baik dari sisi desain, kemasan event, maupun aspek ekonominya termasuk pemasaran,” kata Anas.

Yang cukup istimewa, BBF kali ini juga akan melibatkan desainer batik ternama Indonesia, Priscila Saputro, yang pernah mendesain busana Miss Universe 2012 Olivia Culpo, Miss Universe 2013 Gabriela Isler, Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman, dan Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira. Priscila akan berdialog dengan para desainer muda Banyuwangi. ”Priscila kami libatkan untuk memotivasi desainer-desainer muda daerah. Kami juga ingin mengangkat kualitas busana batik banyuwangi menuju level yang lebih tinggi,” ujar Bupati Anas.

Dan jangan pula melupakan, bahwa Selain bisa menikmati keindahan batik pesisiran khas Banyuwangi, para pengunjung juga bisa menikmati Festival Rujak Soto dan Banyuwangi Art Week. Sebuah festival kuliner yang bakal menampilkan ratusan penjual Rujak Soto akan menyajikan makanan khas Banyuwangi yang terdiri dari rujak sayur yang dicampur dengan soto daging pada 20 September 2014 di halaman Gesibu Banyuwangi.

Tertarik mengunjungi Banyuwangi Festival? Anda bisa mengecek berbagai agenda kegiatannya melalui bwifestival.com. Di laman tersebut juga disediakan informasi mengenai hotel, bank, transportasi, serta berbagai hal penting lainnya yang bisa membantu Anda saat mengunjungi Banyuwangi nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *