Australia – Timor Leste Berebut Celah Timor Hingga Ke Den Haag Belanda

Monday, Aug 29, 2016 | 856 views

Aktualita.co – Selama ini hubungan Timor Leste dan tetangganya, Australia cukup dekat. Tetapi hubungan tersebut sedikit memanas terkait dengan sengketa batas wilayah laut di celah timor yang kaya dengan kandungan sumber daya minyak dan gas.

Terbaru, kedua negara membawa permasalahan tersebut ke perundingan yang terdiri dari lima orang ahli di Den Haag, Belanda, Senin (29/8/2016).

Timor Leste yang berkesempatan untuk menyampaikan pendapatnya terlebih dahulu dibawakan oleh Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao. Dalam pidatonya, Xanana mengungkapkan jika kehadiran Timor Leste diperundingan tersebut untuk mempertahankan apa yang menjadi hak mereka.

“Kami datang untuk menuntut hak kami berdasarkan hukum internasional,” ungkap Xanana.

Sementara itu, Australia sendiri menyebut jika panel di Den Haag tak memiliki yurisdiksi untuk menetapkan batas wilayah kedua negara. Australia tetap berpegang untuk menegakkan perjanjian antara kedua negara.

Selama ini, pengelolaan Celah Timor terus dilakukan oleh Australia. “Sejak 1999 Australia mendapatkan keuntungan sekitar 5 milyar dolar dari celah Timor,” ungkap Juvinal Dias, Juru bicara Gerakan anti Okupasi Laut Timor di Timor Leste yang aktif melakukan demonstrasi menentang Australia.

Pemerintah Timor Leste sejak lama mendesak Australia agar melakukan negosiasi ulang soal eksplorasi minyak dan gas di Celah Timor dan soal batas-batas negara di wilayah laut. Kesepakatan yang sekarang dinilai sangat merugikan Timor Leste.

Australia dan perusahaan-perusahaan minyak internasional dituduh menekan Timor Leste untuk menandatangani kesepakatan bagi hasil minyak.

Timor Leste dan Australia menandatangani kesepakatan itu bulan Januari 2006, empat tahun setelah negara itu resmi merdeka dari pendudukan Indonesia. Namun perjanjian tersebut masih harus diratifikasi.

Like it? Share it!

Leave A Response