Atut Divonis 4 Tahun Penjara

Posted on

Aktualita.co – Gubernur non aktif Banten, Atut Chosiyah dijatuhi vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hukuman penjara empat tahun ditambah denda Rp 200 juta subsider lima bulan kurungan. Hukuman tersebut dijatuhkan Majelis Hakim setelah Atut dinyatakan terbukti bersama-sama menyuap Akil Mochtar selaku Ketua Mahkamah Konstitusi ketika itu terkait sengketa pilkada Lebak, Banten.

“Menyatakan terdakwa Atut Chosiyah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer,” kata ketua majelis hakim Matheus Samiadj saat membacakan putusan, Senin (1/9/2014).

Sebelumnya, Atut Chosiyah dituntut tim jaksa KPK 10 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 5 bulan penjara. Selain mendapat hukuman penjara yang lebih ringan,  Atut dibebaskan dari hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti. Majelis hakim juga menolak permintaan jaksa untuk menghapus hak dipilih dan memilih Atut.

Mathesus menilai Atut telah terbukti melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Seluruh unsur dalam pasal ini, kata Matheus sudah terbukti dalam proses persidangan.

Dalam pengambilan keputusan tersebut hakim mempertimbangkan hal memberatkan, yaitu Atut tidak mendukung program pemberantasan korupsi yang tengah dilakukan pemerintah. Adapun hal meringankan, Atut sebagai ibu dan nenek masih dibutuhkan tenaganya.

Putusan atas perkara Atut ini diwarnai dissenting opinion atau pendapat berbeda. Hakim anggota empat menilai Atut tidak terbukti melakukan perbuatan pidana sesuai dengan dakwaan primer maupun subsider dan menilai Atut seharusnya dibebaskan.

Jaksa sendiri keberatan atas vonis Majelis Hakim.¬† “Kami menyatakan pikir-pikir,” kata Jaksa KPK Eddy Hartoyo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) .

Beberapa point yang membuat jaksa tidak puas atas keputusan tersebut antara lain lamanya pidana serta hukuman tambahan yang tidak dikabulkan. akan melaporkan vonis hakim ini kepada pimpinan KPK untuk selanjutnya didiskusikan apakah akan mengajukan banding atau tidak.
(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *