Atraksi Dabus dan Penampilan Seni Hibur Pengujung PKFA ke VII

Posted on

Aktualita.co – Pekan Kreativitas Fakultas Adab (PKFA) ke – VII  yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora resmi ditutup oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, MA di pelataran Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (18/3/2017) malam.

Pada malam puncak ini para pengunjung dihibur dengan berbagai kegiatan, seperti atraksi dabus dan penampilan seni dan musik diantaranya tarian Sufi Zawiyah Nurun Nabi, Musikalisasi Puisi, dan sejumlah tarian lainnya. Turut dimeriahkan dengan penampilan Sigupai Band, Unizone Band, Black Sidom Adab. Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang lomba yang digelar sejak 13 Maret 2017 lalu.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Ar-Raniry, Prof. Syamsul Rijal dalam sambutannya berharap, mahasiswa dapat menggunakan seni sebagai barometer kehidupan sehari-hari. Karena, seni merupakan keindahan yang harus dimiliki setiap manusia dalam mengharap ridha Allah.

“Saya berharap seni di Fakultas Adab dan Humaniora ini harus mampu mentranspormasi semua line kehidupan, contohnya seperti seni musik di mana kosa-katanya sangat kritis, dan jika dijadikan barometer untuk beraktivitas itu sangat luar biasa,” kata Syamsul Rijal.

Ia mengapresiasi seluruh panitia yang telah mensukseskan PKFA VII ini. Ia berharap kegiatan ini akan terus berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya.

Syamsul Rijal juga meminta kepada mahasiswa agar terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, sehingga akan semakin baik ke depannya.

“Saya sampaikan bahwa 26 April akan ada Pekan Ilmiah Olahraga Seni, saya harap mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora wajib ambil bagian pada event itu, selama satu minggu pentas seni dan budaya secara nasional akan dipentaskan, PKFA harus ambil bagian,” harap Syamsul Rijal.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Syarifuddin menyebutkan, kehadiran Rasulullah SAW di Kota Madinah disambut dengan seni lantunan shalawat badar. Oleh karenanya, menurut Syarifuddin, jiwa-jiwa yang kosong seni adalah jiwa yang rapuh, dan jiwa yang tidak menghargai semangat bersama dan kreatifitas.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kerja keras panitia sebelum dan selama berlangsungnya PKFA.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DEMA FAH, Muhammaz Zami. Selain mengapresiasi kerja keras panitia, ia berharap kegiatan PKFA ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kita berharap kegiatan ini terus dilaksanakan pada tahun-tahun depan, kepada mahasiswa kita juga berharap untuk tidak berhenti berkreativitas,” harap Zami. (A Kisaran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *