APINDO Sebut PHK Massal Karena UMK Bekasi Tinggi

Friday, Feb 5, 2016 | 1113 views

Aktualita.co – Berbeda dengan kalangan organisasi buruh, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) justru menyebutkan bahwa penutupan pabrik PT Panasonic dan PT Toshiba, di Kawasan Industri East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat salah satunya dipicu oleh tingginya Upah Minimum Kabupaten/Kota Bekasi.

Baca Juga :  Penyebab Tutupnya Pabrik Panasonic dan Toshiba Di Indonesia Menurut Presiden Buruh KSPI

Selain tingginya UMK, alasan lainnya yang dikemukakan APINDO adalah terkait odernisasi mesin-mesin di perusahaan yang tidak lagi hanya mengandalkan sumber daya manusia (SDM).

“Kami melihat permasalahan tersebut karena dua hal yakni employee cost dan alih teknologi mesin di perusahaan,” jelas Wakil Sekretaris Umum Apindo, Aditya Warman pada Jumat (5/2).

“Saat ini, upah karyawan hingga mencapai Rp 3,8 juta per bulan. Karyawan yang baru masuk dan belum memiliki kompetensi atau sertifikasi dianggap sama saja dengan karyawan yang pintar,” bebernya.

Baca Juga : Inilah Update Terbaru Daftar Lengkap UMP dan UMK 2016

Menurutnya seharusnya karyawan yang baru masuk kerja diberikan upah minimum. Nanti setelah memiliki kualifikasi perusahaan memberikan insentif tambahan. “Bukan dipukul rata semua karyawan.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa semakin tingginya biaya yang dikeluarkan untuk upah karyawan, perusahaan harus bisa survive dengan cara memodernisasi mesin-mesinnya agar efektif sehingga dapat melakukan efisiensi biaya. Modernisasi teknologi mesin ini sebagai upaya agar perusahaan tidak lagi bergantung kepada tenaga karyawan.

Like it? Share it!

Leave A Response