Foto: Baranews

Amerika Desak Pengusutan Kasus Munir

Posted on
Foto: Baranews
Foto: Baranews

Aktualita.co – Tepat 10 tahun, Munir meninggal dunia. Tetapi misteri kematiannya masih tetap tertutup rapat. Hanya Polycarpus-pilot pesawat yang ditumpangi Munir-yang mendapat hukuman karena dianggap bertanggungjawab atas kematian pejuang HAM ini. Itulah mengapa hingga 10 tahun kematiannya, banyak aktivis yang terus mengingatkan agar pengusutan kasus munir terus berlanjut.

Sekadar mengingatkan, Munir meninggal di atas pesawat Garuda Indonesia tujuan Amsterdam, Belanda pada 7 september 2004. Otopsi menunjukkan adanya kandungan arsenik dalam jumlah besar di tubuhnya. Munir melakukan perjalanan ke Amsterdam untuk menempuh pendidikan S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht. Munir Said Thalib meninggal dunia pada usia 39 tahun.

Dari Amerika dikabarkan Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan AS ikut mengenang 10 tahun kematian aktivis hak asasi manusia Munir Said Thalib. “Hari ini kami bergabung dengan rakyat Indonesia untuk mengenang Munir Said Thalib dan kami menyerukan perlindungan untuk mereka yang bekerja demi perdamaian, demokrasi dan kebebasan di seluruh dunia,” tulis Jhon Kerry dalam pernyataan tertulisnya seperti yang dimuat di BBC.

Istana kemudian menanggapi pernyataan tersebut melalui Teuku Faizasyah, Staf Khusus Presiden bidang hubungan Internasional. “Saya menyimak pernyataan Menlu AS John Kerry, beliau menyebutkan bahwa di tahun 2004, pemerintah berkomitmen menuntaskan, untuk mencari penyelesaian atas kasus ini (Munir),” terang Teuku Faizasyah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (8/9/2014).

“Kalau dari proses hukum kan sudah berjalan sebenarnya. Ada proses hukum yang dilakukan dan kalau memang kemudian ke depannya masih dilihat ada peluang untuk melihat kembali kasus tersebut tentunya bisa-bisa saja,” ujarnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *