Ahli Gizi: Cara Detoksifikasi Alami Dengan Puasa dan Konsumsi Sayuran dan Buah

Posted on

detox

Aktualita.co – Saat ini, kesadaran tentang pentingnya kesehatan semakin disadari oleh banyak orang. Selain itu menurut catatan WHO, penyakit degeneratif seperti antung, hipertensi, diabetes, kegemukan dipuji oleh pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Karena itu detoksifikasi banyak diplih. Detoksifikasi adalah upaya untuk mengeluarkan racun dalam tubuh secara alami. Lalu bagaimana proses detoksifikasi yang sehat itu?

Andang W Gunawan, ND, konsultan gizi alami, baru-baru ini meluncurkan bukunya yang berjudul Diet Detoks: Cara Ampuh Menguras Racun Tubuh yang dilaunching di Jakarta pada Selasa, (11/11).

Menurut Andang, salah satu tanda bahwa kita harus melakukan detoksifikasi adalah tubuh sering lelah dan lesu, sering sakit kepala, nyeri otot dan sendi, gangguan pencernaan, masalah kulit, gangguan psikologis, masalah berat badan, sembelit kronis, libido menurun, napas tak sedap dan gejala-gejala lain yang mengganggu.

Salah satu metode detoksifikasi yang disarankan oleh Andang adalah dengan puasa dan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Menurut Andang, lama puasa setiap orang yang ingin melakukan detoksifikasi tidak selalu sama pada setiap orang.

Adapun konsumsi buah dan sayuran penting dilakukan sebagai konsumsi utama saat sedang puasa. “Tidak akan maksimal kalau kita berbuka puasa dengan melahap makanan apa saja. Itu salah. Dalam diet detoks minimal 60 persen asupan makanan kita adalah sayuran dan buah-buahan. Kalau mau, 90 persen atau bahkan 100 persen makan sayur dan buah,” jelas Andang.

Biasanya pada saat melakukan detoksifikasi akan timbul reaksi tubuh seperti gejala penyakit, yakni pusing, mual, menggigil, hingga flu. Selain tubuh, mental juga akan mengalami perubahan, seperti mudah marah dan sedih, karena itu disarankan saat melakukan detoksifikasi kita tidak sedang disibukkan dengan berbagai kegiatan yang menyita tenaga dan pikiran agar hasilnya maksimal.

Karena gejala ini pula, banyak orang yang menghentikan upaya detoksifikasinya pada hari ketiga. Padahal menurut Andang, setidaknya kita melakukan detoksifikasi selama 7 hari yang efeknya bisa menurunkan berat badan 3-4 kg.

“Bisa dilakukan dua bulan sekali. Tapi lebih sering lebih bagus,” kata Andang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *