7 Fakta Negara Qatar : Dari Miskin Ke Negara Industri

Posted on

Sebelum Qatar menjadi negara maju dan kaya seperti saat ini, pada awalnya Qatar yang merupakan protektorat Inggris adalah sebuah daerah nelayan. Qatar dulunya  merupakan daerah miskin di kawasan teluk.

Qatar sendiri luasnya hanya 11.500 kilometer persegi, tak lebih dari sepertiga  luas Provinsi Jawa Barat. Walau tidak begitu luas, tetapi negara ini telah memainkan peranan yang sangat besar termasuk ambisinya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Berikut 7 Fakta menarik tentang Qatar

1. Qatar barulah merdeka pada tahun 1971. Setelah berada dibawah kekuasaan Utsmaniyah, Qatar menjadi protektorat Inggris pada awal abad ke-20. Pada tahun 1973, Qatar masih menjadi salah satu negara yang paling miskin di Timur Tengah.

2. Negara ini menjadi negara kaya setelah menemukan salah satu cadangan gas alam cair (LNG) terbesar di dunia pada tahun 1940. Cadangan minyak ini nomor tiga setelah Rusia dan Iran. Dengan cadangan LNG mencapai 900 triliun kaki kubik, Qatar menjadi eksportir LNG terbesar di dunia.

3. Dari penerimaan minyak dan gas membuat pendapatan per kapita rata-rata negara ini mencapai lebih dari US$100.000, jauh melampaui Amerika Serikat atau Inggris. Dan hebatnya, kekayaan itu digunakan untuk menggratiskan biaya pendidikan, kesehatan, air dan listrik bagi warganya.

4. Qatar memiliki sejumlah aset di luar negeri. Sebutlah misalnya saham kepemilihan Shard di London, salah satu gedung tertinggi di Eropa dan toko serba ada Harrods. Tak hanya itu, Qatar juga memiliki kawasan bekas perkampungan atlet Olimpiade London, blok apartemen mewah di Hyde Park dan sebagian kawasan keuangan di Canary Wharf.

5. Qatar menjadi surga bagi Tenaga Kerja Asing. Populasi penduduk di Qatar hanya 2,5 juta orang dan 1,6 juta di antaranya adalah pekerja asing. WNI di Qatar sendiri diperkirakan berjumlah hampir 43 ribu orang.

6. Tak hanya tenaga kerja, produk pangan Qatar juga tergantung impor. Sekitar 40 persen bahan pangan di Qatar diimpor dari Saudi. Belum lagi negara lainnya.

7. Walau menggratiskan pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan air dan listrik, tetapi Qatar tidak menerapkan pajak bagi warganya. Pajak baru berencana akan diberlakukan itupun hanya pada barang yang membahayakan tubuh – seperti makanan siap saji, rokok, dan minuman ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *