3 Persaingan Senjata Antara Rusia dan Amerika

Posted on

Aktualita.co – Amerika dan Rusia merupakan dua negara yang kerap berlomba-lomba untuk membuat  persenjataan. Akibat dari perlombaan pembangunan industri persenjataan tersebut, kedua negara kerap mengeluarkan teknologi militer yang terlihat  saling bersaing.

Berikut tiga persaingan senjata antara Rusia dan Amerika Serikat yang berhasil dihimpun Aktualita.

1. Ayah dan Ibu Segala Bom
Pada awalnya Amerika Serikat memiliki GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb  yang sering kali disebut sebagai mother of all bomb atau ibu dari segala bomb.  Julukan ini diberikan karena MOAB merupakan bom non-nuklir paling kuat yang  pernah ada.

Tak mau kalah, Rusia kemudian membuat Aviation Thermobaric Bomb of Increased  Power (ATBIP) yang dijulukinya sebagai Father of All Bomb. Bom ini diklaim  Rusia memiliki kekuatan 4 kali lebih dahsyat dari bom GBU-43/B MOAB yang  dipunyai Amerika Serikat.

2. Kapal Induk Terbesar
Soal kapal induk, saat ini kapal induk Amerika Serikat memilik kapal induk  Gerald R. Ford yang merupakan perbaruan dari Nitmitz. Kapal induk ini  merupakan kapal induk terbesar dan terkuat. Pada kapal induk bisa menampung 84  pesawat dan mampu memfasilitasi 160 sorti hingga maksimal 220 sorti per hari.

Rusia tentu saja tak mau kalah. Kini Rusia telah membangun kapal induk yang  diberi nama Shtorm yang juga memiliki ukuran sebesar kapal induk Amerika  Serikat. Disebut-sebut, kapal induk ini akan didukung oleh reaktor nuklir dan  dapat membawa hingga 90 pesawat, termasuk T-50 yang baru didesain.

Kapal induk Rusia ini akan memiliki dek yang seukuran dengan tiga lapangan  sepak bola, menampung 5.000 awak kapal dan membutuhkan dermaga khusus.

3. Pesawat Pembom
Untuk pesawat pembom, Amerika Serikat memiliki beragam jenis. Salah satu yang  paling rahasia dan diklaim paling canggih adalah B-2 Spirit. Boomber rakasa  dengan kemampuan siluman ini menjadi salah satu lompatan penting pesawat pembom  Amerika dan melengkapi pesawat pembom lainnya seperti Lancer dan  Stratofortress.

Rusia tentu saja juga memiliki pesawat sejenis. Salah satunya pesawat pembom  Tupolev. engan dilengkapi teknologi pengisian bahan bakar di udara, Tu-22M3  mampu digunakan untuk penerbangan jarak jauh, dengan rentang kecepatan dan ketinggian yang cukup luas.

Dengan memperhitungkan kemampuan pengisian di udara, bila dibutuhkan, Tu-22M3  bahkan mampu mencapai AS. Apalagi di dalam pesawat tersebut terdapat kompleks  navigasi yang andal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *