Type something and hit enter

On
Aktualita.co - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini kepada Walikota Pasuruan Setyono yang tertangkap di Pasuruan Jawa Timur pada Kamis, 4 Oktober 2018.

Dari OTT di Pasuruan tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang sejumlah Rp 120 juta. Uang itu diduga bagian dari komitmen fee dari proyek infrastruktur pembangunan di Pemkot Pasuruan tahun anggaran 2018. Di antaranya sejumlah proyek infrastruktur dan irigasi.

Profil Walikota Pasuruan Setiyono

Setiyono merupakan Walikota Pasuruan periode 2016-2021. Ia menjadi walikota dari Partai Golkar.

Setiyono sebelumnya adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan yang kemudian mencalonkan diri sebagai Walikota Pasuruan pada tahun 2015. Selain menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar, Setiyono juga menjabat sebagai Wakil Walikota pada 2010-2015.

Setiyono dalam Pilkada Serentak 2015 menggandeng pasangan Raharto Teno Prasetyo yang merupakan kader PDI-P. Pasangan dengan tagline SEHAT mendapatkan nomor urut 2. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar, PDI-P, PAN, Gerindra dan juga PPP dengan total 13 kursi.

Saat kemenangannya, Setiyono dianggap berhasil menghapus politik Dinasti dari Walikota petahana, Hasani. Setiyono berhasil menang dengan meraih 62,789 suara atau 55,51 persen.

Dikutip dari WartaBromo, janji kampanye Setiyono cukup menggiurkan diantara menyerahkan gajinya kepada warga juga mempermudah ijin investor dan mengatasi banjir tahunan Karangketug. 

Bukan sekali ini namanya disangkutkan dengan kasus korupsi. Sebelumnya pada 2016, Setiyono pernah diduga terlibat dugaan korupsi pengadaan kantor Kecamatan Panggungrejo pada 2016.

Akan tetapi, sekitar bulan September, Kejari Kota Pasuruan tak melanjutkan penyelidikan terhadap Setiyono. 

 

Dari Birokrasi Ke Dunia Potitik


Sebelum meniti karir di dunia politik, Setiyono  adalah birokrat. Bahkan pada tahun 2000 ia berhasil mendapatkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya 20 tahun dari Presiden RI.

Dikutip dari laman Pasuruankota.go.id, Ia memulai karirnya di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, dimulai pada tahun 1982. Ia berawal sebagai Sekretaris Bappeda Kota Pasuruan, dilanjutkan tahun 1983, menjabat sebagai Kepala Bagian Pembangunan. Berikutnya adalah pada tahun 1986, Setiyono menjabat sebagai Camat Purworejo, dilanjutkan pada tahun 1988 menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian. Tahun 1991, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan, sekaligus merangkap menjadi Kepala Catatan Sipil dan KADIS Pengelolaan Pasar Daerah.

Pada tahun 1999 Ia kemudian menjabat sebagai Asisten Tata Praja, dilanjutkan pada tahun 2000, menjabat sebagai KADIS Pengelolaan Pasar Daerah. Tahun 2001, ditempatkan di BAPPEDA Kota Pasuruan dan menjabat sebagai Kepala Bappeda. Hingga pada tahun 2003-2010 menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pasuruan.

Walau sebagai birokrat, nyatanya, Setiyono aktif juga di partai politik. Ia merupakan Wakil Sekretaris DPD GOLKAR Tk II Kota Pasuruan 1983-1988. Pada tahun 1993-1998 Ia juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar Tk. II Kota Pasuruan. Hingga terakhir menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan.

Biodata Walikota Pasuruan Setiyono

Nama Lengkap : Drs. H. Setiyono, M.Si
Tempat/Tanggal Lahir : Nganjuk, Jawa Timur, 18 April 1955

Riwayat Pendidikan
SDN Karangsemi
SMPN 1 Nganjuk
SMAN 1 Nganjuk
S1 Jurusan Administrasi Negara Universitas Negeri Jember
S2 Magister Administrasi Universitas Merdeka

Click to comment