Type something and hit enter

On
Aktualita.co - Selalu tidak ada jalan mudah bagi proses pengabdian. Demikian halnya yang dirasakan dan dialami calon anggota legislatif (Caleg) Amir Egge.

Amir Egge yang maju di pemilu legislatif DPRD Kabupaten Pangkep ini ikut bertarung bermodalkan semangat pengabdian.

Karena itu, dalam proses pencalonnya tak sedikit pihak yang meragukan dan membully keinginannya tersebut.

Yang membuatnya prihatin, justru intimidasi tersebut berasal dari orang orang sekelilingnya yang beranggapan jika ia tidak mungkin terpilih karena tidak memiliki modal materi yang besar.

Tetapi keyakinannya untuk berjuang membantu masyarakat kampungnya tak goyah. Ia memiliki modal yang jauh lebih yaitu dukungan masyarakat di kampungnya serta niat ikhlas. Itulah yang membuatnya tetap optimis berjuang untuk masyarakat terutama Bontoa yang masih ada warga yang belum memiliki akses listrik.

"Bagaimana Mungkin, Membentuk Negara "Demokrasi" Jika Semua Hal Didasarkan Dengan "Transaksi", ungkap Amir.

"Bagaimana Mungkin Melahirkan "Pejuang" Jika Diukur Dengan "Uang"," imbuh Amir Egge.

Amir Egge selalu optimis, jika bully dan kalimat-kalimat yang meremehkan dirinya pada akhirnya akan terjawab dengan keikhlasannya.

Click to comment