Type something and hit enter

On

Aktualita.co - Tiga atlet Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa pulang 3 medali di kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2018 IFSC Climbing Worlcup yang berlangsung di Huayan Climbing Park Chingqing China pada 5-6 Mei 2018.

Ketiga medali itu dipersembahkan dalam nomor Bouldering and Speed climbing di nomor putra dan putri. Masing masing atas nama Puji Lestari yang meraih peringkat Ketiga dan Aries Susanti Rahayu yang berhasil meraih juara pertama. Adapun di nomor putra, Indonesia berhasil menempatkan Aspar Jaelolo diperingkat kedua.

Aries Susanti Rahayu, gadis berjilbab asal Grobogan Jawa Tengah ini, bahkan hampir saja memecahkan rekor dunia. Catatan waktunya 7,51 detik melahap papan setinggi 50ft hanya selisih 0,14 detik dari rekor dunia milik Lulia Kaplina dengan waktu 7,38 detik. Sebenarnya, Aries Susanti pernah mencatatkan waktu 6,96 detik tetapi karena dibuat saat latihan sehingga catatan tersebut tidak tercatat.

"Saya yakin panjat tebing akan menjadi salah satu cabor yang mengangkat martabat bangsa ini (Indonesia) di dunia," kata Imam, dikutip dari situs resmi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Senin (7/5/2018).

Profil Aries Susanti Rahayu


Gadis cantik berusia 23 tahun ini kini berdomisili di Yogyakarta. Ia merupakan atlet panjat tebing nomor Women Speed peringkat 5 dunia. Peringkat ini meningkat drastis setelah sebelumnya masih berada diperingkat 13 dunia.

Prestasi-prestasi Aries Susanti Rahayu lainnya diantaranya IFSC Worlcup Moscow 2018 peringkat keempat, lalu di IFSC Climbing Worldcup Xiamen 2017 meraih runner up, di ajang yang sama di Wujiang 2017 berhasil meraih peringkat keempat dan Asian Continental Championship di Teheran Iran 2017 meraih peringkat ketiga.

Aries mulai menekuni panjat tebing setelah sebelumnya lebih fokus di atletik. Lalu mulai mengenal panjat tebing di bangku SMP dan kemudian masuk Pelatnas panjat tebing usai menjuarai Kejurnas pada November 2017.

Dengan berbagai prestasinya ini, Aries menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali di Asian Games 2018. 

Selain aktif sebagai atlet, Aries Susanti Rahayu juga tercatat sebagai mahasiswi Universitas Muhammadiyah Semarang jurusan Manajemen.

Profil Puji Lestari


Puji Lestari berhasil meraih peringkat ketiga di IFSC Climbing Worldcup 2018 setelah mengalahkan atlet Rusia Anna Tsyganova.

Puji Lestari saat ini berada diperingkat 9 dunia setelah sebelumnya berada di peringkat 15 dunia.

Beberapa prestasi yang pernah dicatatkannya di antaranya meraih peringkat pertama di Asian Continental Championship 2017 yang berlangsung di Teheran Iran. Di kejuaraan yang sama pada tahun 2015 di Ningbo China, Puji Lestari meraih peringkat ketiga.

Puji Lestari yang kini berusia 27 tahun menjadi salah satu andalan Indonesia menghadapi Asian Games 2018.

Profil Aspar Jaelolo


Aspar Jaelolo berhasil meraih peringkat kedua di IFSC Climbing Worldcup Chongqing2018 setelah di partai final dikalahkan atlet Rusia Dmitrii Timofeev.

Aspar Jaelolo saat ini berada di peringkat lima dunia dan berusia 25 tahun. Sebelumnya di IFSC Climbing World Cup di Xiamen China pada 2017 juga berada di peringkat kedua. Demikian halnya kejuaraan yang sama di Wujiang China juga meraih peringkat kedua.

Aspar Jaelolo berada diperingkat tiga saat mengikuti Asian Continental Championship di Teheran Iran pada 2017 lalu.(sumber :ifsc-climbing)

Click to comment