Hari Lahir Pancasila 1 Juni Akan Ditetapkan Jadi Hari Libur Nasional

Aktualita.co – Pemerintah saat ini tengah menyiapkan  rancangan peraturan presiden tentang penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Rencananya setiap tahun pada 1 Juni juga akan dijadikan sebagai hari libur nasional.  Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan bahwa rancangan perpres yang mengatur hal itu tersebut masih difinalisasi. Presiden akan segera menandatangani jika draf perpres selesai.

pancasila

Seperti diketahui saat ini, 1 Juni belum diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila secara resmi. Bahkan pada masa Order Baru sempat dilarang untuk diperingati dan diganti dengan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Pada era presiden SBY, wacana memperingati 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila juga sempat didengungkan tetapi belum terlaksana.

Sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni menggunakan momen pidato Soekarno dalam sidang  Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: “Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan”) pada tanggal 1 Juni 1945. Pada pidato inilah konsep dan rumusan awal Pancasila mulai dikemukakan.

Walaupun demikian, bukan hal mudah untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk menentukan Hari Lahir Pancasila. A.M Fatwa, beberapa waktu lalu sempat mengajukan tanggal 18 Agustus sebagai Hari Lahir Pancasila.

Menurut Fatwa, pada 1 Juni adalah tanggal saat presiden pertama RI, Soekarno, mengenalkan istilah Pancadarna atau Pancasila dengan urutan kata ketuhanan sebagai sila terakhir dan kebangsaan sebagai sila pertama.

Adapun Hari Pancasila yang benar, kata Fatwa, adalah tanggal 18 Agustus sebagaimana telah ditetapkan lewat Kepres No 18 Tahun 2008. Keppres itu menetapkan 18 Agustus sebagai Hari Konstitusi. Artinya, Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 itu kesepakatan nasional terakhir, kata Fatwa seperti dikutip dalam Pelita.

Adapun PDI Perjuangan telah menjadikan Hari Pancasila 1 Juni sebagai ideologi politik mereka. “Untuk penegasannya, karena sering kali masih banyak yang mengatakan (Pancasila) 18 Agustus (1945) dan sebagainya. Maka, pada waktu itu (Kongres II) kita mengatakan (ideologi PDI-P adalah) yang dibacakan Bung Karno 1 Juni 1945,” kata Megawati saat berpidato dalam acara peresmian kantor baru DPP PDI-P, di Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015).

Like it? Share it!

Leave A Response